Pengumuman Pemenang Bandung Youth Park Concept & Design Competition

Dengan ini kami selaku co-op comitee BYPF menginformasikan pemenang Kompetisi Konsep dan Design: Revitalisasi Taman Saparua, yang termasuk dalam rangkaian acara Bandung Youth Park Festival @ Helarfest 2008.

Perlu diketahui sebelumnya bahwa jadwal tahap pengerjaan kompetisi ini resmi dimulai pada tanggal 11 Agustus 2008, hingga sampai pada pengumpulan akhir karya pada tanggal 27 Agustus 2008.

Dengan berdasar pada TOR yang telah dipaparkan sebelumnya, dan mengacu pada penilaian dan kesepakatan final juri yang terdiri dari Moch. Ridwan Kamil (URBANE), Achmad Tardiyana (URBANE) dan UNKL Dendy (UNKL 347), urutan pemenang sayembara adalah sebagai berikut:

Pemenang 1
Team Erlangga dan Putrikinasih - Reviving Saparua

Statement Juri
Karya ini sebenarnya cenderung tidak banyak menggubah eksisting Taman Saparua, namun secara tepat berhasil menjawab pertanyaan dengan menganalisis problematika Saparua dengan aktual dan kemudian melakukan penyikapan desain yang sesuai porsi, efektif dan praktis (kemungkinan terbangun tinggi).

Seperti pada penyikapan lapangan sepak bola yang dibiarkan tetap seperti semula dengan luasan dan fisik yang sama, namun mendapat penyikapan mendasar dengan menghijaukan lahannya. Keberadaan lapang ini dinilai krusial karena dapat menjadi area yang fleksibel untuk berbagai kegiatan masyarakat. Fleksibilitas ini menjadi penting mengingat begitu dinamisnya intervensi manusia dalam ber-kegiatan di sebuah taman.

Kemudian bersebelahan dengan lapang sepak bola, karya ini menjadi menarik dengan penyikapan areal lapang basket GOR dengan konsep broadwalknya yang unik. Koridor pedestrian ini dinilai fleksibel dan dinamis terhadap berbagai fungsi kegiatan, tanggap intervensi, dan memiliki sense ruang yang menarik. Walaupun sedikit datar (kurang bermain) secara bentuk, ruang linier ini dapat menjadi fokal point dari taman ini. Satu pengalaman ruang urban menarik akan terjadi lewat koridor sirkulasi ini.

Desain ini akan menjadi lebih menarik ketika seharusnya massa bangunan pada koridor memiliki fisik yang tersambung dengan massa concert hall, sehingga tidak terlalu fragmental. Seharusnya massa bangunan memiliki datum akan kesan llinier yang sebelumnya telah dibentuk oleh koridor broadwalk, sehingga lebih sinkron.

Morfologi massa walaupun kurang menarik secara bentuk tidak dipermasalahkan, karena blok dan prinsip dasar tatanan massa yang lebih dinilai sebagai parameter sequence taman ini.

Pemenang 2
Team Iwan dan Esther - Performance Park

Statement Juri
Desain taman ini dinilai sangat dinamis dan menarik. Pengolahan pun dilakukan secara menyeluruh tapi tetap proporsional. Walau banyak melakukan perubahan namun kebutuhan fungsi taman tetap diperhatikan. Fungsi concert hall terlebih malah dijadikan fokal point yang menarik ketika dikombinasikan dengan taman gantung, sehingga memiliki hierarki desain yang sesuai.

Plaza-plaza taman di salah satu bibir taman dinilai sangat baik dengan bentuknya yang mengundang publik. Namun sayang pada beberapa batas taman lainnya, desain ini diakhiri dengan tembok-tembok tinggi residu/ konsekuensi dari level taman yang ditinggikan, sehingga pada 3 sisi taman selain sisi plaza, taman ini berwajah tembok-tembok masif yang dapat berdampak buruk pada faktor keamanan pejalan kaki, dan secara umum seolah memberi wajah mati bagi ruang sekitar, sehinga dapat hilang nilai konteks urbannya.

Instrumen taman yang diberikan juga menarik dan unik, dengan olahan desain yang begitu organik dan berbeda di tiap titiknya. Namun hal ini ternyata memiliki pertimbangan yang kurang baik ketika kita berbicara interkoneksi fungsi, karena penzoningan yang berkesan terlalu ekstrim dalam mengkotak-kotakan kegiatan ini ditakutkan tidak dapat memfasilitasi kreativitas pemanfaatan ruang yang akan terjadi, sehingga dinilai kurang fleksibel dan justru menjadi terpecah-pecah. Untuk menanggapi konteks intervensi, seharusnya dipilih ruang-ruang dengan tipikal open plan yang fleksibel, sehingga kemungkinan integrasi kegiatan terbuka lebar. Integrsi ruang yang berasas pada sense ber-publik, saling terlibat, berbagi dan menerima. Tapi sekali lagi olah bentuk taman ini bisa dibilang yang terbaik dinatara karya lain.

Pemenang 3
Team Anissa Santoso dan Rahima Citra - Appreciate The Heterogenity

Statement Juri
Desain ini dirancang clean dan apik, tapi bisa dikatakan cukup ekstrim dalam pengolahan landscape di beberapa titik. sebenarnya karya ini hampir memiliki pola yang sama dengan karya pertama, dengan mempertahankan lapang sepak bola menjadi hijau dan mengaktualisasikan taman lewat penzoningan awal, namun karya ini sayangnya dinilai kurang memiliki fokal point yang kuat. Seharusnya perlu banyak olahan lain yang dirancang berdasar pada pertimbangan skala manusia.

Penaikan lahan sebenarnya menarik dan berani yang memang akan sangat menarik bila terlaksana, namun konsekuensi strukturnya menjadi pertimbangan yang sangat berat untuk sebuah ruang publik. Belum lagi pertimbangnan teknologi disini yang belum memadai, hal ini sulit diakomodasi, dan tentunya memerlukan banyak pertimbangan teknis lainnya.

Team ini berani memasukan fungsi library ke dalam Taman Saparua, dan itu menjadi terobosan yang baru dan kreatif.

kembali berbicara ruang, sebaiknya taman lebih banyak memanjakan ruang terbuka yang fleksibel dan ramah untuk di akses sebagai simpul publiknya. Ruang terbuka yang benar-benar terbuka secara fisik dan aktifitas, ruang terbuka yang fokal, sehingga tidak segemented dan memiliki banyak kemungkinan fungsi untuk saling ber-terintegrasi.

Catatan Panitia
Setiap pemenang berhak mendapatkan hadiah yang akan dikonfirmasi lebih lanjut oleh panitia BYFP dalam waktu dekat.

Semua hasil sayembara ini murni keputusan juri, dan tidak dapat diganggu gugat. Peniliaan juri didapat melalui berbagai aspek penilaian yang komprehensif. penilaian ketiga karya dilakukan secara bersamaan di tempat yang sama, tepatnya pada tanggal 30-08-08, pada area stand Orders Magazine yang terletak di venue Lapangan saparua BYPF.

Terimakasih atas segala apresiasi dan partisipasinya untuk sayembara ini, semoga banyak manfaat yang menginspirasi dari ke-3 karya ini, dan yang terpenting semoga Taman Saparua yang kita miliki ini segera kembali hidup dan menyuarakan lagi gelora-gelora terhebatnya untuk anak muda Kota Bandung.

Akhir kata, atas nama panitia kompetisi desain dan konsep revitalisasi Saparua, kami ucapkan TERIMA KASIH DAN SELAMAT!

* Berita terkait dapat dibaca di halaman Kampus Pikiran Rakyat.

Related posts

3 Responses to “Pengumuman Pemenang Bandung Youth Park Concept & Design Competition”


  1. 1 er

    ga ada gambarnya???

  2. 2 de maulana

    ga ada ga bisa apresiasi, belom kale mas, sabar ya…, elamat bagi pemenang, sukses

  3. 3 No Nos

    Great Website. I believe in what you are writing. Keep up the great work my friend! ^-^

Leave a Reply




Proudly powered by WordPress. Site by Ryan Koesuma