Mother Store dan Band of Bikers

Braga,

Ulang tahun Bikers Brotherhood Motorcycle Club diramaikan anggota Chapters dari Bali, Lombok, Sragen, dan East Java (bukan Jawa Timur seperti di rilis sebelumnya). Mother Chapter Bandung membuka Mother Store di Braga, Bandung.

Sejak awal Braga punya kisah. Di sinilah sinyo, none, tuan tanah, pejabat kota dan masyarakat Bandung ngabaraga. Di jalan ini pula, segala macam aktivitas berlangsung pasca pembukaan Jalan Raya Pos. Dari fesyen, kuliner, kesenian, otomotif, percetakan dan lain-lain.

Lebih dari satu abad berikutnya, di hari ini, Sabtu, 19 Juli 2008, Jln. Braga kembali menjadi saksi mata dengan hadirnya toko pertama sebuah komunitas otomotif tua di Kota Bandung. Sebagai tanda eksistensi mereka, toko pertama ini diresmikan pemerintah Kota Bandung. Mother Store, sebuah persembahan dari Bikers Broterhood.

Dan, di momen yang sama pula, Jln. Braga menjadi saksi dari dibukanya Festival pertama komunitas kreatif yang ada di Bandung. Helar nama festival ini adalah sebuah festival yang diinisiasi oleh berbagai komunitas lokal yang ada di Kota Bandung. Sebuah festival yang menunjukkan keunikan komunitas. Ada 31 acara dalam festival tersebut.

Mother Store

Mother Store, Ini bukan sekedar toko. Namun, bagian dari entitas yang menyajikan pernak-pernik kreatifitas sebuah komunitas motor besar nan antik yang pernah dimiliki Bandung. Ini bukan sekedar toko, ada cerita tentang pluralisme berbasis hobi akan motor tua buatan Eropa dan Amerika itu. Di sini ada cerita tentang kumpulan para penyanjung sikap patriotisme melalui media motor tua. Dan, satu kunci yang terpancara dari mereka, persaudaraan!

Pembukaan toko dan ulang tahun ini pun tak ingin terpisah dari semangat yang lahir dari gerakan pemuda 1908. Seratus tahun Kebangkitan Nasional, merupakan jiwa yang melekat dari perayaan ulang tahun ke-20 para Bikers ini. Sebagai perwujudannya, Bikers membuka diri terhadap pluralitas unsur masyarakat pada kegiatan ulang tahunnya. Di sana ada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Wanadri, Pramuka, Paskibraka, sampai organisasi lingkungan seperti Walhi.

Semuanya terangkum dalam sebuah acara yang digelar di GOR Saparua, Bandung, pada 19-20 Juli 2008. Dibalut dengan sebuah tema acara berjudul Band of Bikers. Acara ini, selain ajang kumpul para bikers lokal dan internasional (dihadiri para Bikers dari Singapura, Belanda, Amerika, Inggris, Malaysia, dan Thailand), ada pula pasar rakyat, kesenian Debus, Lais, Bajidoran, serta seminar Nasionalisme.

Bikers pun menjadi bagian dari komunitas kreatif di Bandung. Hal itu, diwujudkan dengan tergabungnya Band of Bikers sebagai pembuka Helar Festival 2008.

Brotherhood Forever, Forever Brotherhood!

El Presidente Bikers Brotherhood
Agung Gonzales

Related posts

0 Responses to “Mother Store dan Band of Bikers”


  1. No Comments

Leave a Reply




Proudly powered by WordPress. Site by Ryan Koesuma