Helar (ngahelar) is an expression that comes from Sundanese language. It refers to the act of expressing our self to gain attention from the others. This term is also rooted from the Sundanese culture, indigenous ethnic group in the western part of the Java Island in Indonesia.
helar.festival.2008.bdg aims to cultivate the emerging practice in contemporary creative culture both in local and global context. Being rise within the mediated global and local environments, helar.festival.2008.bdg incorporate various activities and programs that are presenting a wide selection of creative work in the field of music, film, art, architecture, media, design, public art, traditional culture & heritage. It engages the local creative scene with global audience to challenges the common notion on contemporary culture and its creative practice today.
***
Helar, Ngahelar ngaliwat imah kabogoh hayang katenjo supaya ditanya at. diaku; ting. hero, heroy.
Helaran iring-iringan mapay-mapay jalan gede nembongkeun panganten at. budak nu rek disunatan minangka ngingetan ondangan; nu sok ngayakeun ~ teh bareto nu baleunghar.
Helar Festival 2008 adalah sebuah rangkaian kegiatan perayaan yang ditujukan untuk menampilkan berbagai potensi ekonomi kreatif yang berkembang dalam lingkup kota Bandung. Kegiatan ini merupakan salah satu program yang dikembangkan oleh Bandung Creative City Forum, sebagai bagian dari strategi jangka panjang pengembangaan platform ekonomi kreatif yang berkelanjutan di kota Bandung. Upaya untuk mengembangkan platform ekonomi kreatif di kota Bandung selama ini dirintis secara mandiri oleh berbagai komunitas masyarakat yang tergabung dalam Bandung Creative City Forum. Selain Helar Festival 2008, forum ini juga menginisiasi pengembangan strategi branding dan membangun jaringan kerja sebagai upaya untuk mengukuhkan kota Bandung sebagai kota kreatif yang siap berkompetisi secara global.
Penamaan kata “Helar” diambil dari ungkapan bahasa Sunda yang dimaknai sebagai sebuah kegiatan menampilkan berbagai potensi diri untuk mendapatkan perhatian dari sekeliling. Diharapkan melalui kegiatan ini berbagai potensi kreatifitas yang dimiliki oleh masyarakat kota Bandung dapat diapresiasi dan dikenali keberadaannya oleh masyarakat luas, baik di tingkat lokal maupun internasional. Puncak dari kegiatan Helar Festival 2008 akan diselenggarakan pada hari Sabtu, tanggal 16 Agustus 2008. Dalam kegiatan ini, akan dilaksanakan pawai kendaraan hias non-bbm (delman, becak, sepeda, kuda, dll.) yang akan melibatkan masyarakat umum. Selain konvoi kendaraan hias non-bbm, kegiatan ini juga akan mengarak hasil bumi yang dikumpulkan dari berbagai komunitas masyarakat di kota Bandung dengan menggunakan wadah Jampana. Selanjutnya kegiatan arak-arakan akan ditutup dengan prosesi Seba dengan menyerahkan Jampana kepada mereka yang membutuhkan melalui pemimpin ataupun tokoh masyarakat di Monumen Bandung Lautan Api (Lapangan Tegalega).
Sebagai kegiatan yang pertama kali diselenggarakan, Helar Festival 2008 akan menampilkan beragam kegiatan, mulai dari festival budaya tradisional masyarakat Sunda, festival industri clothing independent, konser musik, pemutaran film, pameran arsitektur dan seni visual, proyek seni ruang publik hingga seminar urban planning dan budaya kreatif yang akan digelar selama bulan Juli s/d Agustus 2008. Secara keseluruhan festival ini akan menggelar sekitar 30 acara yang akan diselenggarakan secara simultan. Adapun beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan diantaranya adalah Indie Movie Workshop, Band of Bikers, Nu-Substance Creative Media 2008, KickFest 2008, Bandung Deathfest 2008, Sunda Festival, Artepolis 2008, Jendela Ide Sabuga Children & Youth Art Space, Forestra – Save the Forest, Re-inventing Bandung, Helar Kria Jawa Barat dsb.





























Latest Comments
RSSLue, lovera, lovera, gogs-store.com, gogs-store.com, eothevil, Rizal, de maulana, bemzinside, muhith harahap [...]
andry
Biju, Alexwebmaster
How to Get Six Pack Fast, Ryan Koesuma, nancy
shjeffr, tika, TAHU, Gustaff, Supriyanto, Gustaff, redaksi duaberita, Lynn, reggi, arie [...]
ALEXANDER