Mungkin tidak pernah terbayang di benak kita untuk keliling dunia dengan menggunakan motor. Namun, itulah yang dilakukan pria asal Bandung, Jeffry Polnaja. Menggunakan motor BMW 651150 buatan tahun 2004, ia melakukan pengembaraan selama 2 tahun 8 bulan ke benua Asia, Afrika, dan Eropa, Perjalanan kelilig dunia ini ia mulai 23 April 2006 lalu. Alasannya sederhana saja. “Belum pernah ada orang Indonesia yang melakukan ini dan mesti ada yang melakukannya,” tutur JJ, sapaan akrab Jefrey di acara Photo Speak XXXVI di, Bandung pada (28/10) lalu..
Photo Speak adalah acara sharing dan learning forum melalui media fotografi. Acara ini sudah digelar oleh Air Photography Communication sejak 2005. Sempat vakum di 2006, namun, kembali menggeliat pada 2007. Acara ini dilaksanakan hampir setiap bulan dengan tema yang berbeda-beda.
Photo Speak ke-36 bertepatan dengan peringatan sumpah pemuda ke 81 dan rangkaian Helar Festival 2009. Selain sebagai sarana promosi program komunitas fotografi menyambut Bandung 200 tahun.
Photo Speak bertema “Rekaman Visual Perjalanan dari 72 Negara di Dunia Dengan Sepeda Motor” ini menggambarkan perjuangan seorang pemuda yang ingin mengharumkan bangsa melalui perjalanan keliling dunia.Tidak hanya itu, dalam perjalanan keliling dunianya ini JJ membawa pesan untuk perubahan. Apa yang dilakukan JJ diharapkan dapat menginspirasi kaum muda untuk berbuat yang sama atau bahkan yang lebih baik lagi.
Lantas, apa yang mendasari komunitas fotografi menggelar acara ini? Menurut kordinator komunitas fotografi Bandung Galih Sedayu, media visual, dalam hal ini foto merupakan salah satu alat untuk mengomunikasikan sesuatu yang terjadi disekitar kita. “Salah satu fungsi fotografi adalah memberi pesan untuk kebaikan,” tuturnya.
Ditambahkannya, media fotografi mudah dicerna dibanding membaca atau literatur. Fotografi juga dapat membawa perubahan bagi masyarakat. Apakah perubahan itu besar atau kecil tidak menjadi soal. “Meskipun perubahan itu kecil, tapi dapat membawa pesan positif” pungkasnya. (Anisa Saptari & Bagus Dwi Cahyo)

















