Festival Origami 2009 yang digelar 7-8 November di Gedung Pusdiklat Geologi telah berlalu. Festival tersebut merupakan event ke-4 yang telah Sanggar Origami Indonesia (SOI) selenggarakan sejak 2006 lalu. Kini SOI bersiap dengan festival-festival berikutnya di tahun-tahun yang akan dating karena antusiasme masyarakat sangat tinggi menyambut acara-acara yang disuguhkan pada setiap festival yang diselenggarakan SOI ini.
Berbicara tentang origami, maka tak lepas pula dengan pembahasan mengenai kertas, karena materi utama seni yang satu ini adalah kertas. Kertas yang dapat digunakan adalah kertas apa saja. Mulai dari kertas hvs hingga kertas bekas brosur pun bisa digunakan dalam pembuatan nya. Sedangkan utk latihan umum nya menggunakan kertas lipat yang mempunyai warna putih(polos) di satu sisi nya dan berwarna tertentu di sisi lain nya.
Nah unik nya dari seni melipat kertas ini, bahwa kemampuan melipat seseorang dapat bermanfaat untuk mengurangi limbah kertas yang dihasilkan dari limbah rumah tangga atau perkantoran. Kertas-kertas yang berserakan dapat segera diubah menjadi bentuk-bentuk indah melalui sentuhan tangan kreatif pelipat nya, sehingga suatu saat bilamana membutuhkan ornament-ornamen utk penghias ruangan, makan lipatan-lipatan kertas (origami) tersebut dapat segera mengubah sebuah ruang menjadi lebih menarik.
Pada pembukaan Festival Origami 2009, direktur Internal dan Umum Bandung Creative City Forum (BCCF) Rizky Adiwilaga berkenan memberi sambutan dan membuka acara secara simbolis. Sebagai pertanda bahwa acara resmi dibuka, Pa Rizky pada kesempatan ini didaulat untuk menerbangkan 3 buah pesawat origami bersamaan, ketika ketiga pesawat origami terbang berhamburan dengan arah yang berbeda mendadak sontak para pengunjung dan peserta pameran pun bertepuk tangan dengan gembira.
Pameran Origami dan Workshop Origami
Pada festival origami 2009 ini, SOI menyajikan materi pameran yang sangat beragam, dari mulai model origami tradisional hingga model origami kontemporer karya disainer origami kesohor dunia. Diantara nya adalah karya Satoshi Kamiya, Paul Jackson, Shoko Aoyogi, David Brill, Robert Lang, Yamaghuci Makoto, Tomoko Fuse, dan banyak lagi lain nya yang semua nya diakui kalangan pelipat kertas internasional. Dan mereka pelipat nya adalah para pelipat tanah air diantara nya yaitu Rizky Putrayusha (Jakarta), Oni Suryaman (Jakarta), Nathan Subramain (Jakarta), Hadi Tahir (Jakarta), Harri Thoha (Bengkulu), Beny Indrawan (Bogor), Dany Saputra (Bandung), Respita Wulan (Bandung) dan karya lipat penulis buku origami tanah air sekaligus direktur Sanggar Origami Indonesia (SOI) serta penanggungjawab festival origami 2009, Maya Hirai (Bandung).
Sedangkan bentuk-bentuk origami yang ditampilkan lengkap mewakili model-model origami dari berbagai jenis dan tingkat kesulitan beragam. Ada model Tesselation, Geometric, Modular, hingga bentuk-bentuk miniatur benda yang ada di alam, diantara nya aneka bentuk hewan unggas: aneka burung, ayam, bebek dan angsa, hewan berkaki empat: harimau, unicorn, barkin dog, kucing, dll, aneka bunga, aneka hewan purbakala, dan banyak lagi lain nya
Workshop yang diikuti oleh 50 peserta ini adalah workshop origami terlengkap dari yang pernah SOI laksanakan sebelumnya. Lengkap dari materi nya, dari mulai model yang mudah hingga model yang sulit, dan dari model origami tradisional hingga kontemporer. Disamping itu, SOI menyajikan para instruktur yang ahli di bidang nya. Maya Hirai sebagai instruktur bersertifikasi dari asosiasi origami tertua di Jepang bahkan dunia (NOA) mengawali workshop dengan memperkenalkan origami secara detail disertai model-model sederhana namun sarat akan pengetahuan yang mendasar dalam seni melipat kertas. Berikutnya adalah Rizky Putrayusa yang lebih dikenal dengan sebutan Pity, mengajarkan model origami kontemporer bentuk unik dan lucu, kemudian Oni Suryaman dengan model origami unit nya (geometrik), dan Beny Indrawan dengan Tesselation nya yang indah namun membuat peserta agak kelimpungan karena rumit nya. Diselingi oleh Respita Wulan yang mengajarkan model origami bunga kontemporer namun mudah dan cantik hasil nya.
Tak luput pula dalam perhatian nya terhadap pelipat muda belia, Sanggar Origami Indonesia (SOI) pun menggelar workshop origami untuk anak-anak. Bila peserta dewasa berasal dari kalangan guru-guru TK, mahasiswa, ibu rumah tangga dan mahasiswa, maka peserta anak adalah terdiri dari puluhan remaja dan balita. Oleh karena itu, pengajaran origami dilakukan dengan berkelompok sesuai usia nya. Pada kelompok balita, anak-anak disertai oleh orang tua dan pengasuh nya, sungguh menarik dan menakjubkan melihat pemandangan dua kelompok yang berbeda ini belajar origami bersamaan dalam satu waktu. Diakhir sesi, sementara yang remaja tetap sunyi, sedangkan yang balita tampak mulai ramai dan ada aktifitas lari kesana-kemari.
Origami Shop dan Gathering Komunitas Origami Indonesia
Selain rangkaian utama acara Festival Origami 2009 berlangsung, tampak di salah satu sudut ruangan satu meja penuh dengan barang jualan SOI. Barang-barang tersebut terdiri dari produk buku-buku dan CD origami karya penulis Maya Hirai, ada juga produk origami karya member komunitas yang turut dijual disana. Bentuk nya sungguh unik, berupa anting-anting yang dibuat dari plastik mika dalam bentuk origami bunga lily, ada bookmark origami dan lain sebagainya.
Dan tak ketinggalan pula, gathering member komunitas origami Indonesia dilaksanakan menjadi penutup seluruh rangkaian acara Festival Origami 2009 Sanggar Origami Indonesia. Acara berjalan akrab dan santai, sesama member saling bertukar informasi dan materi origami dalam bentuk ebook diagram serta sharing lipatan kertas model-model origami sulit dan menarik untuk dilipat bersama diantara mereka. Adapun member yang hadir dalam kesempatan ini berasal dari Jakarta, Bogor, Depok dan Bengkulu serta dari Bandung. Menjelang sore, acara pun tuntas. Para member serta direktur sanggar origami Indonesia menutup acara dengan foto bersama serta berkomitmen akan kumpul kembali di Festival Origami 2010 mendatang!MH)


















{ 1 comment… read it below or add one }
Bisa info kan dimana kita bisa daftar belajar origami gratis, n semoga festival oriami 2010 di selenggarakan di Jakarta